Menteri Lain Berlomba Jadi Capres, Luhut Pandjaitan Mengaku Tak Ingin Jadi Capres dan Cawapres

  • Bagikan
Luhut Binsar Panjaitan (Raka Denny/Jawa Pos)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Sejumlah tokoh nasional kini ini berlomba untuk menjadi calon presiden maupun wakil presiden. Namun, itu tidak berlaku bagi Luhut Binsar Pandjaitan.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi itu mengaku tidak ingin menjadi capres maupun cawapres. Meski ada yang menyebut dirinya cukup populer.

Penegasan bahwa dirinya tidak memiliki niat untuk menjadi capres dan cawapres itu disampaikan Luhut saat peluncuran buku bertajuk “LUHUT: Biografi Luhut Binsar Pandjaitan” di Jakarta, Jumat, yang digagas adik kandungnya, Nurmala Kartini Pandjaitan Sjahrir.

“Jadi saya terima kasih kepada mereka yang telah membantu saya dalam banyak hal sehingga katanya saya populer. Tapi untung saya tidak ingin jadi presiden atau calon wakil presiden, jadi saya boleh ngomong bebas,” kata Luhut.

Luhut menjelaskan, buku tersebut bisa menggambarkan sebagian besar perjalanan hidupnya dari masa kecil hingga saat ini di usianya 75 tahun.

“Saya ingin sampaikan lagi, hidup ini penuh dengan misteri, dan kita harus percaya pada Tuhan dan Tuhan sudah ngatur hidup kita ini,” kata Luhut.

Kiprah Luhut sebagai militer dari satuan khusus, pengusaha, pejabat publik, duta besar, menteri hingga menteri koordinator mengantarkan dirinya didaulat sebagai ujung tombak dalam perang melawan pandemi COVID-19 di Jawa dan Bali.

Sepanjang karirnya di Pemerintahan Jokowi, Luhut banyak mengetuai tim-tim khusus untuk berbagai program, dari kendaraan listrik, belanja produk dalam negeri, hingga penyelamatan danau kritis.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan