PSSI Sebut Tragedi Kanjuruhan Sebagai Musibah, Said Didu: Berhentilah Berbohong!

  • Bagikan
Said Didu

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Mantan Sekretaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu tanggapi dengan keras pernyataan PSSI yang menyebut tragedi Kanjuruhan sebagai musibah.

Melalui akun Twitternya, pria lulusan Insitut Pertanian Bogor (IPB) ini menegaskan apa yang terjadi di Kanjuruhan bukan sebuah musibah.

“Musibah ? Musibah itu kalau murni alam,” tegas pria kelahiran Pinrang Sulawesi Selatan ini, Jumat (7/10/2022).

Ia bilang, tragedi berdarah di Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang itu bukan musibah karena disebabkan gas air mata. Bukan murni faktor alam.

“Kalau karena tembakan gas air mata itu bukan musibah,” bebernya.“Berhentilah berbohong!” tegas pemilik nama lengkap Muhammad Said Didu ini.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua Umum (Waketum) PSSI, Iwan Budianto, menerangkan bahwa Tragedi Kanjuruhan terjadi bukan karena miskomunikasi polisi dan panpel Arema FC.

Baginya, ini adalah musibah yang harus dievaluasi.

"Enggak, saya enggak menganggap itu ( tragedi Kanjuruhan) karena miskomunikasi. Ini musibah, kami sedang melakukan evaluasi sekarang, hari ini juga kami melakukan evaluasi," kata Iwan di Wisma Menpora pada Kamis (6/10).(Arya/Fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan