Soal Tragedi Kanjuruhan, Jubir Demokrat: Saatnya Evaluasi dan Berempati, Bukan Membela Diri

  • Bagikan
Polisi menembakkan gas air mata ke arah tribun Stadion Kanjuruhan saat pengamanan kerusuhan laga Arema FC vs Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10) malam. Foto:ist

FAJAR.CO.ID,JAKARTA—Juru bicara (jubir) Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menyebut Panitia Pelaksana, Pihak keamanan dan PT Liga Indonesia bersalah terkait tragedi di Kanjuruhan, Malang.

Ia mengatakan, tragedi yang merenggut ratusan nyawa itu telah menjadi perhatian dunia internasional.

Berbagai media internasional, kata Alumni Universitas Indonesia ini, meliput tragedi di Kanjuruhan.

“Bahkan media asing aja meliput ini. Bayangkan media amerik, media inggris, berbagai media luar negeri itu luar biasa,” ungkapnya di kantor DPP Demokrat, Jalan Proklamasi, Menteng Jakarta Pusat, Jumat (7/10/2022).

Politisi kelahiran Pontianak ini meminta, agar kejadian serupa tidak terjadi lagi. Dengan meninggalnya ratusan orang, ia menyebut hal itu sudah menjadi pelajaran yang amat mahal.

Lebih lanjut, saat ditanyai soal gas air mata, meminta agar tindakan tersebut dievaluasi.

“Dievaluasi dengan benar apa yang jadi penyebabnya. Ini saatnya berevaluasi dan berempati. Bukan membela diri,” imbuhnya lirih.

“Itu yang ingin kami sampaikan kepada pihak terkait, tolong jangan sampai kejadian ini terulang kembali,” tandasnya.
(Arya/Fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan