Gus Miftah Bilang Ustaz Khalid Basalamah Wahabi, Tokoh NU Ingatkan untuk Jangan Merasa Paling Benar

  • Bagikan
Gus Umar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Umar Hasibuan menyentil Dai kondang Miftah Maulana Habiburrahman atau lebih dikenal dengan Gus Miftah.

Menurut yang akrab disapa Gus Umar itu, penceramah mestinya tidak merasa paling benar dan paling hebat.

"Penceramah itu mustinya menyampaikan kebenaran bukan merasa paling benar miftah yang merasa paling hebat," ujar Gus Umar dikutip dari unggahan twitternya, @UmarHasibuann_ (9/10/2022).

Lanjut Gus Umar mempertanyakan, apakah Gus Miftah sudah pernah tabayyun atas pernyataannya. Mengatakan, Ustaz Khalid Basalamah wahabi.

"Apa sudah pernah tabayyun ke ustaz Khalid Basalamah hingga anda seenaknya ngatain Ustaz Khalid wahabi? Yang saya suka dari Gus Baha tak satupun ceramahnya menghina penceramah lain," tandasnya.

Pada potongan video yang diunggah Gus Umar, pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman, Yogyakarta itu menceritakan dirinya saat bersama Raffi Ahmad.

Menurut ceritanya, dia bersama Raffi dan Nagita menjadi bintang iklan kopi. Dari situ, Raffi mulai ngaji bersama Gus Miftah.

"Orang-orang NU bilang apa? Gus Miftah sok ngartis. Kemudiaan apa? Saya agak menjauh dari Raffi Ahmad. Yang terjadi apa? Raffi Ahmad diomelin sama orang baru, Ustaz Khalid Basalamah yang berbeda pendapat dengan saya. Ketika Raffi dikatain Khalid Basalamah, orang-orang NU bilang lah kok piye yoh Gus?. Kok Raffi Ahmad digandeng orang Wahabi?," tandasnya.

(Muhsin/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan