Konten Prank KDRT, Polisi Periksa Kameramen Baim Wong

  • Bagikan
Baim Wong dan Paula meminta maaf usai bikin prank KDRT

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Proses penyelidikan atas pembuatan konten prank oleh Baim Wong dan Paula Verhoeven terus berlanjut. Kini, kameramen pasangan selebriti ini akan diperiksa polisi.

Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan memanggil kamerawan artis Baim Wong dan istri, terkait tayangan lelucon untuk mempermainkan seseorang atau kelompok masyarakat (prank) kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) untuk hadir pada Selasa (11/10).

“Selasa (11/10) besok kami memanggil dua kamerawan Baim Wong dan Paula,” kata Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi, saat dihubungi, di Jakarta, Senin (10/2).

Nurma menjelaskan dua kamerawan yang berstatus saksi tersebut merupakan tim kreatif yang merekam konten prank yang dilakukan Baim Wong dan Paula beberapa waktu lalu. Dua kamerawan ini akan dimintai keterangan lebih lanjut untuk mendalami proses penyelidikan.

Lebih lanjut, Nurma menambahkan akan memanggil kembali Baim Wong dan Paula terkait laporan keduanya mengenai pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) soal dugaan penyebaran berita bohong pada Kamis (13/10). “Kemudian yang kasus kedua yang UU ITE itu memanggil saudara Paula sama Baim Wong,” sambungnya.

Sebelumnya, Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan mengajukan 25 pertanyaan kepada selebriti Baim Wong terkait kasus “prank” KDRT dan menjadi sorotan publik pada beberapa waktu lalu.

“Untuk saudara Paula ada 19 pertanyaan, kemudian Baim Wong ada 25 pertanyaan,” kata Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nurma di Jakarta.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan