Dugaan Korupsi Penggunaan Jet Pribadi Hendra Kurniawan, Bareskrim Polri Periksa 22 Saksi

  • Bagikan
Eks Karo Paminal Brigjen Hendra Kurniawan (ist)--

FAJAR.CO.ID, JAKARTA --Dugaan adanya tindak pidana korupsi pada penggunaan jet pribadi mantan kepala Biro Pengamanan Internal Divisi Profesi dan Pengamaman Polri Hendra Kurniawan, terus diusut polri.

Bahkan, Penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri, telah meminta keterangan 22 saksi.

“Jumlah saksi yang dimintai keterangan sebanyak 22 orang, terdiri atas delapan anggota Polri dan 14 orang dari pihak aviasi dan lainnya,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes Pol. Nurul Azizah di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (11/10) dikutip dari Antara

Penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi penggunaan jet pribadi untuk perjalanan Jakarta-Jambi-Jakarta itu berdasarkan laporan Nomor LI/27/IX/2022/Tipidkor tanggal 22 September 2022.

Pemberian dan penerimaan hadiah atau janji kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara atas penggunaan pesawat Jet T7/JAB dari Jakarta ke Jambi dan dari Jambi ke Jakarta itu dilakukan pada 11 Juli 2022.

Selain memeriksa saksi, kata Nurul, penyidik juga telah mengamankan sejumlah barang bukti.

“Barang bukti yang menjadi objek penyelidikan sebanyak 15 lembar atau eksemplar dokumen terkait penggunaan pesawat Jet T7/JAB,” tambahnya.

Dalam perkara tersebut, penyidik menyangkakan Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau huruf b dan Pasal 5 Ayat (2), Pasal 11 dan Pasal 13 atau Pasal 12 huruf a dan huruf b Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) KUHP.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan