KPK Sebut Hormati HAM Para Tersangka, Natalius Pigai: Ini yang Telah Diabaikan Lembaga Penegak Hukum Selama Ini

  • Bagikan
Natalius Pigai

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Aktivis Papua Natalius Pigai memberikan apresiasi untuk KPK di bawah pimpinan Komjen Firli Bahuri.

"Harus diakui bahwa penghormatan HAM ini yang telah diabaikan KPK maupun Lembaga Penegak Hukum selama ini," ujar Natalius dikutip dari unggahan twitternya, @NataliusPigai2 (12/10/2022).

Menurut Natalius, itu merupakan contoh dan rule model bagi penerapan penegakan hukum di masa yang akan datang.

Sebelumnya, diketahui Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menyinggung masalah Hak Asasi Manusia (HAM) saat ditanya soal penjemputan paksa Gubernur Papua Lukas Enembe.

Adapun Firli mengatakan pihaknya memiliki sejumlah prinsip dalam menjalankan tugas, salah satunya menghormati HAM para tersangka.

Firli menyampaikan KPK menghormati hak-hak tersangka. Mereka mempersilakan jika ada orang yang harus menjalani pengobatan saat menjalani pemeriksaan.

Menurutnya, KPK terus menjalin komunikasi dengan kuasa hukum Lukas tentang kasus ini. Firli berharap Lukas bisa kooperatif dan memberi keterangan terkait kasusnya.

KPK telah menetapkan Lukas sebagai tersangka kasus dugaan korupsi. Meski demikian, Lukas belum memenuhi dua kali panggilan KPK sebagai tersangka.

Tim kuasa hukum menyampaikan Lukas sedang menjalani pengobatan.

Pengacara Gubernur Papua Lukas Enembe, Aloysius Renwarin mengatakan keluarga dan masyarakat Papua telah menyepakati pemeriksaan kliennya agar dilakukan di Jayapura.

Lukas pun telah dicegah bepergian ke luar negeri selama enam bulan. Pencekalan itu berlaku sejak 7 September 2022 hingga 7 Maret 2023.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan