Pengurus Partai Republik Satu Kecewa, Merasa Ditipu Keputusan Sudarsono Gabung Hanura

  • Bagikan
Ketua DPD Partai Republik Satu Sulsel, Muhammad Sudarsono menyatakan bergabung ke Partai Hanura.(muhsin/fajar)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR - Keputusan Ketua DPW Partai Republik Satu, Mohammad Sudarsono untuk gabung ke Partai Hanura Sulsel pada Kamis (13/10/2022) menuai polemik.

Sejumlah pengurus DPD Partai Republik Satu dari kabupaten/kota ternyata merasa ditipu oleh ketuanya Mohammad Sudarsono.

Kabarnya Sudarsono tidak mengatakan secara jelas jika kedatangannya ke sekretariat Hanura Sulsel untuk bergabung.

"Kami tidak tahu seluk beluknya Pak Darsono. Kita tidak tahu kejadian seperti ini," ujar Ketua DPD Partai Republik Satu Kota Palopo, Saldi (14/10/2022).

Menurut Saldi, seharusnya Darsono menyampaikan ke pengurus akan ada surat yang ditandatangani untuk bergabung ke Hanura Sulsel. Bukan justru sebaliknya.

"Sejumlah pengurus DPD kan dikasih nginap di hotel pada Rabu (12/10/2022), di situ ada Pak Amsal Sampetondok (Ketua Hanura Sulsel) dan Pak Darsono. Dia hanya mengatakan Kamis besok ada wacana untuk gabung ke Hanura. Tapi tidak ada pembahasan soal pernyataan sikap untuk bergabung," terangnya.

Senada dengan pernyataan Saldi, Ketua DPD Partai Republik Satu Kota Parepare, Ismail juga mengaku kecewa.

Dia menyebut kecewa dengan sikap Sudarsono. "Pak Sudarsono tidak bilang kalau ada surat pernyataan untuk gabung ke Hanura Sulawesi Selatan. Secara pribadi saya tidak keberatan tapi ini nama institusi," ungkapnya.

Adapun Ketua DPD Partai Republik Satu Kabupaten Pinrang, Sahrul Syamsuddin menolak teken surat pernyataan gabung ke Hanura Sulsel karena dia akan membahas terlebih dahulu dengan pengurus partai nya di Kabupaten Pinrang.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan