Rilis Investigasi Visual Narasi Sebut Gas Air Mata Biang Tragedi Kanjuruhan, Dandhy Laksono Bilang Begini

  • Bagikan
Dandhy Laksono / Instagram

FAJAR.CO.ID,JAKARTA— Narasi.tv merilis video investigasi visualnya soal tragedi Kanjuruhan, Jumat (14/10/2022). Inisiasi yang sebelumnya banyak ditentang itu, mengungkap gas air mata menjadi biang terjadinya tragedi.

Disebutkan, polisi sejak awal sengaja mengarahkan tembakan gas air mata ke arah tribun, tempat di mana para suporter yang tak terlibat turun ke lapangan.

Menanggapi hal itu, jurnalis investigasi Dandhy Laksono mengapresiasi media yang diampuh presenter kondang Najwa Shihab.

“Selamat untuk kolaborasi Narasi dan warga yang menyumbangkan video,” kata Dandhy melalui akun Twitter pribadinya, Jumat (14/10/2022).

Ide investigasi virtual yang sebelunnya banyak ditentang, dan dinyinyiri dengan narasi “dibayar gak tuh videonya". Malah ditanggapi berbeda oleh Dandhy.

“Ide ini sempat diserang dengan nyinyiran "dibayar gak tuh videonya". Mencerminkan isi kepala yang hanya transaksi dan tak pernah berbagi untuk kepentingan publik,” cetus Dandhy.

Sutradara film Sexy Killers ini, bahkan beberapa kali menghaturkan selamatnya kepada tim narasi. “Sekali lagi, selamat.”

Selain mengungkap gas air mata sebagai biang tragedi, investigasi visual narasi ini mengunkap dua hal penting.

Pertama soal penggunaan gas air mata yang diklaim polisi untuk mengurai massa, dan kedua soaltudingan suporter yang mengejar pemain usai pertandingan.

“Tembakan gas air mata pada malam itu tidak sepenuhnya ditujukan untuk mengurai kerumunan massa yang turun ke lapangan,” bebernya, dikutip fajar dari keterangan video.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan