Saleh Partaonan Daulay Minta Pengusutan Kasus Irjen Teddy Minahasa Tegak Lurus

  • Bagikan
Saleh Partaonan Daulay. Foto: Ricardo/JPNN.com

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Polri menangkap Kapolda Sumbar, Irjen Teddy Minahasa ditangkap atas dugaan kasus narkoba. Proses pengusutan jaringan narkoba ini dituntut agar diusut tuntas.

Desakan itu disampaikan Ketua Fraksi PAN DPR RI, Saleh Partaonan Daulay. Dia mengingatkan polisi untuk berlaku transparan dalam mengusut anggota Korps Bhayangkara yang terlibat kasus narkoba.

"Harus tegak lurus. Narkoba adalah musuh masyarakat. Polisi adalah penegak hukum," ujar mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah itu melalui layanan pesan, Jumat (14/10).

Saleh menyebut narkoba adalah musuh besar bangsa Indonesia, karena berpotensi merusak generasi muda. Sementara itu, seluruh jajaran kepolisian merupakan aparat penegak hukum yang harus berdiri di depan untuk menghentikan penyalahgunaan narkoba.

"Maka polisi harus menjadi benteng pertahanan dalam melindungi masyarakat dari penyalahgunaan narkoba," ujar Saleh.

Legislator Daerah Pemilihan II Sumatera Utara itu pun meminta anggota polisi yang terlibat kasus narkoba bisa dihukum berat. "Kapolri harus menunjukkan komitmen membersihkan kepolisian dari kasus-kasus narkoba," tegas Saleh.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membatalkan pengangkatan Irjen Teddy Minahasa sebagai Kapolda Jawa Timur menggantikan Irjen Nico Afinta.

Pembatalan itu dilakukan buntut kasus narkoba yang menyeret Irjen Teddy Minahasa. “Hari ini saya keluarkan TR pembatalan. Saya akan ganti dengan pejabat yang baru,” ucap Listyo di Mabes Polri, Jumat (14/10).

Kapolda Sumatera Barat Teddy Minahasa sebelumnya ditunjuk Kapolri menjadi Kapolda Jatim menggantikan Irjen Nico Afinta.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan