Picu Jatuhnya Korban Tragedi Kanjuruhan, Polri Tegaskan Tak Lagi Gunakan Gas Air Mata untuk Laga Sepak Bola

  • Bagikan
ILUSTRASI. Dampak dari kericuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, yang menewaskan ratusan orang, sebanyak 25.000 orang sudah menandatangani petisi menolak polisi menggunakan gas air mata. (ISTIMEWA)

FAJAR.CO.ID -- Polri menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menggunakan gas air mata dalam pengamanan pertandingan sepak bola. Ini merupakan upaya perbaikan dalam regulasi keselamatan dan keamanan.

Itu disampaikan Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo, kepada wartawan, di Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta seperti dikutip dari Antara.

“Ke depannya, untuk pengamanan, kami lebih mengedepankan steward. Untuk penggunaan gas air mata, kemudian peralatan-peralatan pengendalian massa, dan peralatan-peralatan yang dapat memprovokasi massa di stadion, itu tentunya tidak digunakan kembali,” kata Dedi.

Dedi juga menegaskan lagi komitmen Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Yakni untuk menuntaskan kasus ini dengan segera. Juga melakukan perbaikan-perbaikan terkait regulasi keselamatan dan keamanan. “Ini sudah diproses,” ujar Dedi.

Dedi mengungkapkan bahwa terkait dengan perbaikan aturan, pihaknya akan mengacu kepada regulasi keselamatan dan keamanan sesuai dengan statuta FIFA.

“Lembaga Polri sudah membuat suatu regulasi bagaimana keselamatan dan keamanan menjadi hal yang paling mutlak di dalam pengamanan setiap pertandingan,” katanya.

Polri telah mengatur regulasi keamanan. Mulai dari pertandingan tingkat desa, kecamatan, kabupaten, nasional, bahkan internasional.

“Mulai dari pertandingan tingkat desa pun sudah kami atur. Kemudian, tingkat kecamatan, tingkat kabupaten, sampai tingkat nasional, bahkan sampai tingkat internasional, semua standar pengamanannya sama,” ucap Dedi.

Sekali lagi, kata Dedi menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan menjadi prioritas yang utama. “Baik kepada penonton, kemudian kepada pemain, ofisial, termasuk perangkat pertandingan, dan aparat keamanannya itu sendiri,” katanya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan