Korban Tragedi Kanjuruhan Bertambah 133 Orang

  • Bagikan
Suasana detik-detik terjadinya tragedi Kanjuruhan.

FAJAR.CO.ID, JATIM -- Satu korban tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, yang sebelumnya mendapatkan perawatan medis di RSUD Saiful Anwar sejak 2 Oktober 2022 lalu, meninggal dunia, Selasa (18/10/2022). Total korban dalam tragedi berdarah itu menjadi 133 orang.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Saiful Anwar dr Kohar Hari Santoso di Kota Malang, Jawa Timur, Selasa mejelaskan, korban mengalami penurunan kesadarannya dan pada pukul 13.20 WIB dinyatakan meninggal dunia.

Sebelumnya, Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) tragedi Kanjuruhan sudah menyerahkan laporan investigasi kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Laporan tersebut diserahkan pada hari Jumat 14 Oktober 2022. Dan diserahkan langsung oleh Ketua tim TGIPF.

Dalam laporannya, tim yang diketuai oleh Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Mahfud MD itu menyusun sembilan poin kesimpulan dan rekomendasi.

Poin yang paling disorot yaitu meminta Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan, dan semua anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI untuk mundur sebagai bentuk tanggung jawab atas tragedi Kanjuruhan yang telah menyebabkan seratusan orang tewas dan luka-luka.

"Secara normatif, pemerintah tidak bisa mengintervensi PSSI," tulis poin nomor lima kesimpulan dan rekomendasi TGIPF.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan