Penjualan Mobil Laris Manis, Warga Sulsel Beli 6.468 Unit

  • Bagikan
Suasana pameran otomotif yang berlangsung di Mal Ratu Indah Makassar, Mei lalu. ABE BANDOE/FAJAR

Selain itu, yang berpengaruh adalah industri hasil laut dan hasil bumi dengan aktivitas ekspor. Secara nasional, penjualan Toyota nasional sekitar 7 persen dari 4,5 persen tahun sebelumnya.

Kalla Toyota pun masih optimis industri otomotif masih bertumbuh.

"Bagaimana kita menyediakan kendaraan dengan varian terbanyak, bunga murah, meskipun BI menaikkan suku bunga, kami tetap mengkondisikan dengan bunga 2,17 persen. Itu yang membuat Kalla Toyota selalu memanfaatkan peluang ini, karena tidak datang berulang-ulang," katanya.

Selain itu, masyarakat Sulsel juga tahu bahwa mobil Toyota tetap memiliki nilai jual ke depan bagus. Meskipun ada isu global dan nasional terkait resesi, pihaknya tetap optimis ada pertumbuhan penjualan.

Terus Naik

Kepala Cabang Astra Daihatsu Makassar Urip, Bone, dan Palopo, Andrianto Saudin pun memiliki optimisme demikian. "Untuk penjualan sendiri hingga saat ini persentase kita masih bertumbuh dari tahun sebelumnya," bebernya.

Pada 2021 capaian sekitar 18,04 persen. Sementara untuk tahun ini sekitar 22,57 persen. "Market share kita masih di angka 4 persen," katanya.

Untuk penjualan pada September, pertumbuhannya pada persentasenya 19 persen dari triwulan pertama. Saat itu rata-rata perbulan 800 unit.

"19 persen ini rata-rata penjualan dari Maret hingga September," ucapnya. Jadi untuk penjualan yang signifikan di Daihatsu pada awal tahun.

Akan tetapi, hingga akhir tahun pihaknya masih optimis bisa bertahan bahkan bertumbuh. Karena yang menopang peningkatan penjualan merek Daihatsu adalah segmen pikap.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan