Heru Bertemu Gus Yahya, Guntur Romli: Jangan Kayak Anies, Masih Aja Digandeng Tokoh yang Sudah Masuk Penjara 3 Kali

  • Bagikan
Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi bertemu dengan Ketum PBNU Yahya Cholil

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono bertemu dengan Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, di kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jalan Kramat Raya No. 164, Jakarta Pusat, Selasa (18/10/2022) kemarin.

Heru menyebut kunjungannya untuk menjalin silaturahmi.

“Kedatangan saya disambut dengan hangat oleh Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya. Kami banyak berbincang serta menjajaki peluang kerjasama antara PBNU dan Pemprov DKI Jakarta di bidang kemaslahatan masyarakat,” ucapnya dalam keterangannya.

Menurutnya, Nahdlatul Ulama sebagai organisasi keagamaan terbesar di Republik Indonesia telah menunjukkan kiprah yang besar di berbagai bidang, mulai dari pendidikan hingga kesehatan serta kepedulian kepada masyarakat bawah.

“Bersama PBNU, Pemprov DKI! Jakarta siap mengembangkan program-program untuk kemaslahatan yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.

Menanggapi hal itu, Politisi PSI Guntur Romli memuji Heru dan menyindir Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang justru menggandeng tokoh yang sudah tiga kali masuk penjara.

“Bagus Bang Heru, bertemu PBNU, jangan kyak Anies, masih aja digandeng tokoh yg sudah masuk penjara 3 kali dan ormasnya dibubarkan Pemerintah,” ucap Pegiat media sosial ini.

Dia menyebut Heru berpihak kepada kelompok moderat. Sementara Anies kata dia, berpihak kepada kelompok radikal.

“Ini soal keberpihakan. Heru berpihak pada kelompok moderat. Anies berpihak pada kelompok radikal,” tandas Guntur Romli. (selfi/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan