Percaya Pengakuan Teddy Minahasa, Henry Yosodiningrat Persilakan Penyidik Leluasa Lakukan Penyidikan

  • Bagikan
Irjen Pol Teddy Minahasa Putra ( Polda Sumbar/Antara)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Yakin bahkan bersumpah tidak terlibat bisnis dan penggunaan narkoba, Irjen Teddy Minahasa belum memikirkan untuk melakukan perlawanan hukum atau praperadilan atas penetapan dirinya sebagai tersangka.

Penegasan itu disampaikan kuasa hukum Teddy, Henry Yosodiningrat. Dia menyebut, pihaknya mempersilakan penyidik untuk melakukan penyelidikan atas kasus itu.

"Tidak ada (rencana mengajukan praperadilan, red)," kata Henry Yoso saat dikonfirmasi, Jumat (21/10).

Pria kelahiran Lampung itu membeberkan alasan belum memikirkan untuk mengajukan praperadilan untuk kliennya tersebut.

Menurut Henry Yoso, pihaknya memberikan keleluasaan kepada penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya guna melakukan penyidikan kasus tersebut.

"Kami masih memberi kesempatan kepada penyidik untuk leluasa melakukan penyidikan," tutur Henry Yosodingrat.

Saat ini, Teddy Minahasa berstatus tersangka dalam kasus peredaran gelap narkoba.

Beberapa hari kemudian, Irjen Teddy Minahasa telah bersumpah bahwa dirinya bukan pengedar maupun pengguna narkoba.

Sumpah itu yang membuat Henry Yosodingrat menerina pinangan untuk menjadi kuasa hukum pria kelahiran 23 November 1970 itu. Henry Yoso tak meragukan sedikit pun sumpah Teddy Minahasa Putra.

Sebab, Henry Yosodiningrat merasa sudah lama mengenal sosok perwira tinggi Polri yang pernah menjadi Kapolda Banten itu.

"Kenapa saya percaya dengan sumpahnya? Saya kenal Teddy Minahasa sejak pangkat AKP. Saya tahu dia orang yang taat beribadah. Tidak ada alasan untuk saya tidak percaya dengan sumpahnya," tegas Henry Yosodiningrat.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan