Ahmad Ali Usul Luhut Jadi Wakil Anies, Wasekjen Demokrat: Lama-lama Koalisi Ini Bubar

  • Bagikan
Wasekjen Partai Demokrat, Jansen Sitindaon

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Jansen Sitindaon, memberi respons terhadap pernyataan Waketum Partai NasDem Ahmad Ali terkait Cawapres Anies Baswedan.

Jansen termehek ketawa melihat sikap Ahmad Ali. Sebab, hampir selalu ada nama baru yang menurutnya bisa disandingkan dengan Anies Baswedan.

"Hehe. Pokoknya bang Ahmad Ali ini tiap hari ada terus nama baru keluar dari kantongnya," ujar Jansen dikutip dari unggahan twitternya, @jansen_jsp (22/10/2022).

Melihat sikap Ahmad Ali, Jansen berpikir koalisi yang selama ini direncanakan bisa saja akan bubar. Dan, tidak berjalan sesuai rencana.

"Lama-lama yang jatuh nama mas Anies selaku capres dan koalisi ini bubar tak jalan," tandasnya.

Jansen lanjut mengingatkan, sejauh ini berjalan telah ada tim dari 3 Partai yang terus melakukan komunikasi terkait Pilpres 2024. D antaranya, NasDem, Demokrat, dan PKS.

"Biarkanlah mereka bekerja kita tunggu," pungkas Jansen.

Sebelumnya, Ahmad Ali pernah menegaskan penentuan Cawapres diserahkan kepada bakal Capres Partainya di 2024 yakni Anies Baswedan.

Meski demikian, Ali mengungkap ada sejumlah nama yang berpotensi jadi kandidat, mulai dari Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, hingga Menko Marves Luhut B Pandjaitan.

Namun, secara pribadi, Ali mengatakan lebih mendukung Luhut menjadi Cawapres Anies. Menurutnya, Luhut memiliki kemampuan, karakter, dan jejaring yang kuat. Luhut juga bisa jadi pelengkap Anies.

Ali mengatakan jika pasangan Anies-Luhut dipasarkan, Indonesia akan lebih sempurna. Di satu sisi, ia menyoroti kebiasaan masyarakat yang mengabaikan prestasi seorang tokoh hanya karena faktor agama.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan