Bocah Digilir dan Dicekoki Miras, Kecurigaan Arist Merdeka Sirait bahwa Pelaku Dibekingi Polisi Terbukti Benar

  • Bagikan
Ilustrasi korban pemerkosaan.

FAJAR.CO.ID -- Oknum polisi berpangkat AKP ditengarai menjadi beking kekerasan seksual di Pekapuran, Depok, Jawa Barat. Polres Metro Kota pun langsung ke Depok melakukan penyelidikan.

Menurut Kasatserse Polres Metro Depok, AKBP Yogen Heroes Baruno mengatakan, usai kekerasan seksual itu, ada pertemuan antara pelaku dan keluarga salah satu korban yang melibatkan oknum polisi.

Namun demikian, kata Yogen, identitas oknum polisi itu belum terungkap.

“Kami masih dalami, karena memang setelah kejadian sempat ada pertemuan-pertemuan antara pihak keluarga korban dengan terlapor terkait masalah ganti rugi dan sebagainya,” ujar Yogen, kepada wartawan, Jumat, 21 Oktober 2022.

Adanya oknum polisi yang disebut menjadi beking kekerasan seksual itu juga diungkapkan Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait.

Kata dia, oknum anggota polisi berpangkat AKP yang menjadi beking pelaku berinisial B (42) dalam kasus pelecehan seksual di Pekapuran.

Kecurigaan Arist bermula sejak kasus ini dilaporkan. Korban berinisial P (12) belum dipanggil polisi untuk membuat berita acara pemeriksaan (BAP).

“Nah, karena ini sangat penting, saya dampingi, karena diduga ada keterlibatan mengupayakan untuk menutupi kasus ini dua orang, satu di antaranya berpangkat AKP yang aktif,” kata Arist, kepada awak meda, di Mapolrestro Depok, Rabu 19 Oktober 2022.

Arist mengaku menyayangkan adanya dugaan oknum polisi yang melindungi pelaku pelecehan seksual terhadap anak.

“Ini betapa seriusnya, ada anggota polisi yang saat ini sedang bersih-bersih begitu, tetapi justru mem-backup pelaku kejahatan seksual, khususnya yang terjadi pada dua orang anak,” kata Arist.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan