Total Denda e-Tilang Satlantas Polrestabes Makassar Sepanjang 2022 Capai Rp2,5 M

  • Bagikan
Kasat Lantas Polrestabes Makassar AKBP Zulanda

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Satlantas Polrestabes Makassar sepanjang tahun 2022 telah menerapkan 8.892 E-TILANG pada pelanggar lalin dengan Titipan Denda di BRI.

Sejauh ini diketahui, total E-tilang yang menyetor langsung via rekening BRIVA sebesar Rp 2.527.500.000. Diperkirakan, 64,1 persen pelanggar memilih mengakui kesalahan.

Adapun selebihnya, sebanyak 35,9 persen, memilih hadir di sidang dan membayar langsung setelah vonis tilang. Kemudian sebesar 7,5 persen dari E-Tilang yang telah dibuat adalah ETLE STATIS dengan titipan denda via BRIVA juga sebesar Rp 293 juta.

Kasat Lantas Polrestabes Makassar AKBP Zulanda kepada fajar.co.id menuturkan, hal tersebut guna terus berupaya meningkatkan kesadaran ketertiban berlalulintas.

"Maka selain edukasi secara masif dan teguran secara represif edukatif, maka penegakkan hukum menjadi salah satu upaya yang sangat efektif untuk menjamin keselamatan para pengguna jalan dari ancaman pelanggar lalin," ujar AKBP Zulanda (24/10/2022).

Sebagaimana diketahui, pelanggar lalin sangat membahayakan pengendara yang telah tertib. Tentunya untuk tidak lagi terjadi kecelakaan di jalan raya.

AKBP Zulanda mengaku belajar dari beberapa negara maju yang telah berhasil menegakkan kedisiplinan berlalulintas, seperti Singapura.

"Maka penggunaan teknologi CCTV dengan ANPR (Aplikasi pengenal nomer plat) yang dikenal ETLE di Indonesia, khususnya di Makassar menjadi suatu hal kewajiban sebagai investasi keselamatan bagi warga Makassar," tandasnya.

Oleh karena itu hasil koordinasi Kasat Lantas Makassar AKBP Zulanda, dengan Diskominfo kota Makassar menyatakan, Walikota Makassar akan senantiasa turut mendukung penggunaan Sistem CCTV pada WAR ROOM-nya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan