4 Fakta Kekerasan Seksual pada Kasus Pembunuhan Brigadir J, PC Ditemukan Tergeletak Pingsan dengan Pakaian Tidak Proper

  • Bagikan
Tersangka Kasus Brigadr J, Putri Candrawathi saat melakukan rekonstruksi--tangkapan layar Polri tv

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Kuasa Hukum istri Gersy Sambo, Putri Candrawathi membeberkan sejumlah fakta terkait adanya pelecehan seksual yang dilakukan mendiang Nrigadir J.

Berdasarkan pengakuan Febri, setidaknya ada 4 bukti kekerasan seksual terhadap Putri Candrawathi (PC) di Magelang.

"Sebelumnya, perlu dipahami fakta tentang kekerasan seksual ini, secara hukum tetap tidak akan menghilangkan pertanggungjawaban pelaku pembunuhan," ujar Febri dikutip dari unggahan twitternya, @febridiansyah (25/10/2022).

Namun demi keutuhan peristiwa, tutur Febri. Jangan sampai ada bagian yang dihilangkan atau dipotong-potong. Apalagi dikaburkan di depan majelis hakim.

Febri menjelaskan, kejadian pada 7 Juli 2022 dihilangkan dalam dakwaan. Peristiwa lanjutannya tiba-tiba muncul. Sehingga membuat bias tentang apa yang sebenarnya terjadi di Magelang saat itu.

"Bukti kekerasan seksual tidak hanya bersandar pada 1 keterangan Bu Putri saja, tapi ada 3 bukti lain dan beberapa saksi petunjuk," lanjutnya.

Sebelumnya, Komnas Perempuan sudah menyampaikan hal tersebut. Namun, Febri mengingatkan saat itu ada serangan balik. Hingga pernyataan tersebut tenggelam.

"Beberapa waktu berikutnya, Komnas HAM bicara kembali dalam rekomendasinya," tambahnya.

Lanjut Febri, demi kejernihan peristiwa, terdapat 4 bukti adanya kekerasan seksual yang selama ini ditepis publik. Pertama, keterangan korban, PC. Disampaikan pada Penyidik dan dituangkan di BAP pada 26 Agustus 2022.

Kedua, lanjut Febri. Hasil pemeriksaan psikologi forensik Nomor: 056/E/HPPF/APSIFOR/IX/2022 tertanggal 6 September 2022.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan