Bandingkan Inggris dengan Indonesia Soal Politik Identitas, Faizal Assegaf Bilang Ada Misionaris Politik yang Belum Matang Berdemokrasi

  • Bagikan
Aktivis 98 Faizal Assegaf

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Cuitan Sosiolog Ariel Heryanto soal pemimpin Inggris yang berasal dari latar belakang agama berbeda ramai ditanggapi.

Salah satunya datang dari kritikus Faizal Assegaf. Ia bilang di Indonesia terdapat misionaris politik identitas. Tujuannya menyerang Islam.

“Misionaris politik sbg dalang pengusung politik identitas yg bertujuan menyerang Islam, belum matang dlm berdemokrasi,” ungkap Faizal dalam cuitannya, Selasa (25/10/2022).

Misionaris politik yang dimaksud Faizal, kata dia berkedok teleransi. Padahal merusak pluralisme di Indonesia.

“Hal itu makin menegaskan watak misionaris politik bertopeng toleransi adlah perusak keberangaman dlm bernegara,” ujarnya.

“Umat Islam semakin memahami modus-modus jahat mereka,” tandasnya.

Cuitan Ariel Heryanto dimaksud adalah unggahannya pada (25/10). Ia memaparkan Inggris sebagai negara penjajag beberapa kali punya pemimpin dengan latar belakang identitas agama berbeda.

“Bekas penjajah Inggris punya Perdana Menteri beragama Hindu dan Walikota ibukota London beragama Islam. Keduanya keturunan dari masyarakat jajahan Inggris,” paparnya.

Tapi hebatnya Kaya Ariel, sistem politik Inggirs memisahkan urusan publik dan private.
(Arya/Fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan