Maksimalkan Tilang Eletronik, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Sulsel Minta ETLE Mobile Diperadakan

  • Bagikan
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Sulsel AKBP Astu

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR - Peniadaan tilang manual pelanggar lalu lintas telah resmi ditiadakan Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Sulsel. 

Adapun surat tilang yang dipegang anggota polantas telah ditarik, dan untuk sementara diganti surat teguran tanpa denda.

Kebijakan tersebut dilakukan dalam rangka menindaklanjuti instruksi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo kepada Korps Lalu Lintas (Korlantas).

Sigit menginstruksikan agar tidak ada tilang manual yang selama ini dianggap berpotensi menjadi ruang pungutan liar. Tilang manual digantikan dengan tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE).

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Sulsel AKBP Astu mengatakan, untuk memaksimalkan penerapan tilang elektronik, pihaknya masih membutuhkan sarana dan prasarana yang lebih memadai, terutama ETLE mobile yang belum ada satu unit pun di Sulsel.

AKBP Astu menegaskan, saat ini yang ada di Sulsel hanyalah ETLE statis. Itupun hanya ada dua unit dengan mengandalkan kamera pengawas milik pemerintah kota Makassar.

Secara fungsi, ETLE statis tersebut hanya bisa merekam dua bentuk pelanggaran saja. Seperti pengendara tanpa sabuk pengaman dan yang menggunakan handphone sambil berkendara.

"Hanya berlaku bagi pengendara roda empat," ujar AKBP Astu.

Berbeda dengan ETLE mobile, yang secara sistem bisa diatur untuk menjangkau seluruh bentuk pelanggaran. Tidak hanya untuk pengendara roda empat saja, tetapi juga roda dua.

Meski demikian, ditegaskan Ditlantas Polda Sulsel, telah menjalankan instruksi Kapolri. "Hanya saja, agar efektif bisa berjalan maksimal, nanti setelah ETLE mobile diadakan," tambahnya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan