Angelina Sondakh Ingat Pesan Ayah Lucky Sondakh, Ini yang Paling Dikenang

  • Bagikan
Angelina Sondakh di pemakaman San Diego Hills Karawang Jawa Barat, Rabu (2/11). (Abdul Rahman/JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Jenazah Lucky Sondakh, ayahanda dari artis sekaligus mantan politisi Angelina Sondakh, sudah dimakamkan di pemakaman San Diego Hills, Karawang, Jawa Barat. Keluarga dan sejumlah sahabat ikut mengantar almarhum ke tempat peristirahatan yang terakhir.

Angelina Sondakh mengaku sangat kehilangan ayahnya yang meninggal dunia di usia 78 tahun usai mengalami serangan jantung. Dia pun teringat akan sejumlah momen kebersamaan dengan almarhum sejak kecil hingga usia dewasa.

“Daddy wawasannya bagus karena memang sering baca buku, saya dapat banyak kutipan dari beliau. Diskusi sama daddy nggak ada habisnya. Saya pasti akan rindu, kadang berdebat bisa sampai berantem,” kenang Angelina Sondakh di pemakaman San Diego Hills, Rabu (2/11).

Angie, sapaan akrabnya, teringat akan kontribusi besar Lucky Sondakh untuk hidupnya. Dari mulai belajar sepeda, motor, mobil, pendidikan, hingga dia mengikuti ajang kontes kencantikan berhasil mengantarkannya jadi publik figur tidak lepas dari jasa besar ayahnya.

“Saya dari kecil disekolahin dengan benar-benar sampai dikirim ke Australia. Saya sampai bisa S2 itu karena ayah saya,” tuturnya.

Momen sekaligus nasihat ayahnya yang paling membekas dalam benak Angelina Sondakh saat terjerat masalah hukum dan harus mendekam di dalam penjara. Lucky Sondakh memberikan pesan yang sangat menyentuh hatinya.

“Pesan daddy, ‘jadilah narapidana yang sebenarnya, jangan minta fasilitas. Kamu harus nikmati jadi napi dan kamu taubat denganya. Kalau kamu jadi napi minta fasilitas A,B,C,D kamu tidak akan pernah kapok.’ Alhamdulillah aku nggak dapat remisi,” kata Angie.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan