Diperiksa KPK di Mako Brimob, Saksi Kasus Suap LKPD Pemprov Sulsel Pilih Bungkam

  • Bagikan
Mako Brimob Polda Sulsel, lokasi pemeriksaan saksi kasus suap yang ditangani KPK. (Muhsin/Fajar)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan pemeriksaan terhadap 12 orang di Markas Komando (Mako) Satuan Brimob Polda Sulsel, Kamis (3/11/2022).

Dari 12 orang yang diperiksa, terdapat 2 di antaranya Wakil Ketua DPRD Sulsel. Yaitu, Darmawangsa Muin (Gerindra) dan Muzayyin Arif (PKS).

Menurut Kanit Intel Brimob Polda Sulsel Iptu Riwan, pemeriksaan telah berlangsung sedari pagi hari.

"Pemeriksaan sudah sejak pagi tadi," ujar Iptu Riwan.

Sampai pukul 15.43 Wita, pemeriksaan masih berlangsung. Adapun para saksi yang datang enggan memberikan komentar. Hanya mengatakan, datang lantaran mendapat undangan dari KPK menjadi saksi.

Sementara itu, Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, pemanggilan 12 saksi terkait dengan pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2020 pada dinas pekerjaan umum dan tata ruang (PUTR).

“Hari ini (3/11) pemeriksaan saksi TPK terkait pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2020 pada dinas pekerjaan umum dan tata ruang (PUTR), untuk tersangka ER dkk,” ucapnya.(Muhsin/fajar)

Berikut nama-nama yang diperiksa di Mako Brimob Polda Sulsel:

  1. Arfa Anwar (Wiraswasta)
  2. Winarti (PNS)
  3. Darusman Idham (PNS)
  4. Petrus Yalim (Wiraswasta)
  5. Darmawangsa Muin (Wakil Ketua DPRD Sulsel)
  6. Muzayyin Arif (Wakil Ketua DPRD Sulsel)
  7. Andi Sudirman alias Karaeng Kodeng (Wiraswasta)
  8. Kasbi Suriansyah (Wiraswasta)
  9. Ayub Ali (Pensiunan PNS)
  10. Dr. Fitri Zainuddin (PNS)
  11. Julita Rendi (PNS Dinas PUTR Provinsi Sulsel)
  12. M. Gilang Permata (PNS BPK Perwakilan Provinsi Sulsel).
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan