15.415 Guru Lulus Seleksi PPPK 2021 Belum Diangkat Pemerintah Daerah, Nunuk Suryani: Harusnya Sudah Bekerja dan Menerima Gaji

  • Bagikan
TANPA TES LAGI: 33 guru honorer yang lulus passing grade pada seleksi sebelumnya dinyatakan dilantik sebagai PPPK tahun ini. FOTO: DOK RADAR BANJARMASIN PELANTIKAN PPPK DI BATOLA

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah memiliki seabrek pekerjaan rumah (PR) terkait pengangkatan guru non-aparatur sipil negara (ASN). Bukan hanya perkara seleksi tahun ini, melainkan juga utang pada seleksi 2021.

Pada tahun lalu, tercatat 293.860 orang pelamar lolos seleksi dan mendapat formasi. Sayang, itu tak serta-merta membuat jalan mereka menjadi ASN pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) mulus begitu saja.

Pasalnya, hingga kini masih ada 15.415 (5,2 persen) yang belum diangkat oleh pemerintah daerah (pemda). Padahal, nomor induk (NI) PPPK-nya sudah terbit.

”Sudah dinyatakan lulus, sudah diumumkan BKN pusat, namun belum diangkat oleh pemda. Mungkin dilihat hanya 5,2 persen, tapi ini nasib guru-guru kita,” ujar Plt Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nunuk Suryani dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR di Jakarta kemarin (3/11).

Dia mencontohkan yang terjadi di Kabupaten Bantul, Jogjakarta. Tahun lalu, ada 689 orang yang lolos seleksi PPPK guru. Namun, hingga kini, pemda baru mengangkat 2 orang. Artinya, masih ada 687 yang masih menunggu pengangkatan.

Kabupaten Jepara lebih parah. Dari 1.422 orang yang lolos seleksi PPPK 2021, baru 7 orang yang diangkat oleh pemda. ”Harusnya mereka sudah bekerja dan menerima gaji saat ini,” ungkap Nunuk.

Bukan hanya itu, masih ada 5.312 (1,8 persen) yang hingga kini NI-PPPK-nya tak kunjung rampung. Masih dalam proses verifikasi dan validasi bersama pemda.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan