Dua Hari KPK Pinjam Mako Brimob, Garap Saksi Pimpinan DPRD, Kontraktor hingga ASN Pemprov Sulsel

  • Bagikan
Mako Brimob Polda Sulsel, lokasi pemeriksaan saksi kasus suap yang ditangani KPK. (Muhsin/Fajar)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR--Dua pimpinan DPRD Sulsel dan 10 saksi lainnya diperiksa KPK, Kamis, 3 November. Pemeriksaan berlangsung di Markas Komando (Mako) Brimob Polda Sulsel.

Pemeriksaan itu terkait kasus korupsi suap laporan keuangan Pemprov Sulsel 2020 di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR). Dua pimpinan DPRD Sulsel yang jadi saksi adalah Darmawangsa Muin dan Muzayyin Arif.

Pantauan FAJAR di Mako Satuan Brimob Polda Sulsel di Jalan KS Tubun, Makassar, penjagaan cukup ketat. Sekitar pukul 15.45 Wita, dari ruang tunggu, terlihat beberapa saksi masuk ke sebuah ruangan.

Informasi dari salah satu petugas penjagaan, semua yang dipanggil memang diperiksa di dalam ruangan secara tertutup. Tidak ada yang diperkenankan masuk oleh penyidik KPK.

Sejak pagi sampai sore, semua yang diperiksa sudah berada di dalam ruangan, termasuk dua pimpinan DPRD Sulsel. FAJAR hanya sempat menemui seorang saksi, Julita Rendi yang merupakan ASN di Dinas PUTR Provinsi Sulsel.

Kendati demikian, ia menolak memberi keterangan dan langsung bergegas masuk ke ruangan pemeriksaan.

Komandan Satuan Brimob Polda Sulsel Kombes Pol Heru Novianto mengatakan KPK meminjam ruangan untuk keperluan pemeriksaan selama dua hari.

"Pemeriksaannya masih berlangsung sampai sekarang, karena, kan, mereka juga kejar pemeriksaan saksi selesai sampai besok (hari ini, red)," bebernya ditemui malam tadi.

Soal teknis pemeriksaan merupakan ranah dari KPK. Sementara Satuan Brimob Polda Sulsel hanya menfasilitasi tempat saja.

"Berapa saksi diperiksa, siapa-siapa saja, itu kita tidak tahu. Ranahnya KPK, saya kira itu saja bisa saya katakan," tandasnya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan