KTT G20 Untungkan Sulsel, Buka Pasar Baru Komoditas

  • Bagikan
Presiden Jokowi Bersama Menteri, Kapolri dan Panglima, Tinjau Kesiapan KTT G20 di Bali

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR--Sulsel bakal memiliki pasar baru komoditas andalan. KTT G20 adalah gerbangnya.

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Group of Twenty (G20) bakal digelar di Bali, Selasa-Rabu, 15-16 November 2022. Momentum ini sangat spesial karena Indonesia jadi tuan rumah.

Kesempatan ini akan dimanfaatkan pemerintah Indonesia dengan berburu kerja sama perdagangan dan investasi untuk pertumbuhan ekonomi. Sulsel bisa mendapat efek positif dari kemitraan ini.

Terlebih, Presiden RI Joko Widodo menyampaikan bahwa Presiden Presiden Rusia Vladimir Putin bakal hadir. Begitu pun dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping.

Kehadiran kedua kepala negara ini akan menumbuhkan hubungan imbal balik yang baik. Terlebih yang dibutuhkan Indonesia adalah investasi dan teknologi. Sementara kedua negara itu membutuhkan komoditas unggulan ekspor Indonesia.

Sulsel, dalam hal ini, merupakan produsen sejumlah komoditas penting. Utamanya dari sektor pertanian dan kelautan/perikanan. KTT ini akan menjadi bukaan pangsapasar baru ke depan. Kehadiran kedua kepala negara negara penting (Rusia dan China) menjadi satu level tertinggi dalam perancangan ekonomi global suatu negara.

"Efek ke bawannya sangat besar pasti," urai Muhammad Yusri Zamhuri, Kepala Pusat Sustainable Development Goals (SDGs), Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Hasanuddin (Unhas), Kamis, 3 November.

Salah satu daerah yang bisa mendapat peluang itu adalah Sulsel. Sebagai salah satu penghasil komoditas terbaik di Indonesia yang ekspornya selalu mengalami pertumbuhan, Sulsel sangat berpeluang baik dari momentum internasional ini.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan