Tak Punya Figur Kuat, KIB Berpotensi Gabung di Poros PDIP

  • Bagikan
Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa dan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR--Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) belum memiliki figur kuat sebagai capres. Ada potensi bergabung ke poros PDIP.

Itu jika PDIP pada akhirnya memutuskan mengusung Ganjar Pranowo. Jika sebaliknya PDIP mengusung Puan Maharani, Ganjar bisa maju sebagai capres di KIB yang merupakan koalisi tiga parpol: PPP, Golkar, dan PAN.

Untuk KIB, Sulsel akan menjadi saksi penting koalisi ini. Ketiga parpol akan melanjutkan pembahasan koalisi di Makassar, besok, Minggu, 6 November. Meski demikian pertemuan ini hanya sekadar pertemuan biasa saja.

Soal siapa figur KIB yang bakal dideklarasikan sebagai capres, itu dipastikan belum diumumkan. Pertemuan tersebut disebut hanya sosialisasi visi dan misi koalisi kepada seluruh kader di Sulsel di acara yang akan berlangsung di Gowa dan Hotel Dalton, Minggu, 6 November.

Ketua Bappilu Golkar Sulsel La Kama Wijaka memastikan itu. Ia mengatakan, pertemuan ini hanya untuk penyampaian visi dan misi yang diprogramkan KIB demi kemajuan Indonesia ke depan. Sejak awal KIB terbentuk, tidak ada kesepakatan soal capres dan cawapres.

Sehingga wajar jika masing-masing partai menyebut figur masing-masing. Mengenai figur Capres yang akan dideklarasikan nanti, itu menjadi ranah DPP masing-masing partai dan belum untuk saat ini. Capres KIB kemungkinan akan diumumkan pada April 2023.

"Sekarang masih fokus menyatukan misi dan merumuskan visi yang diemban KIB 25 tahun kedepan," jelas La Kama, malam tadi.

Masih Dinamis

Analis politik Universitas Hasanuddin (Unhas) Sukri Tamma menilai saat ini komposisi capres masih sangat dinamis. Artinya, ada kemungkinan, figur yang saat ini menguat, bisa berubah total nanti.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan