Anies Baswedan Kembali Diserang Hoaks Terkait HTI dan Khilafah

  • Bagikan
Hoaks dan klarifikasi tentang HTI mendukung Anies Baswedan.

FAJAR.CO.ID -- Penyebaran hoaks yang terjadi pada Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu tampaknya kembali terulang. Terlebih setelah Anies Baswedan resmi diusung Partai NasDem sebagai Capresnya.

Salah satu hoaks yang kembali menyebar adalah tuduhan bahwa Anies Baswedan didukung atau pun mendukung HTI dan khilafah.

Hal itu diungkap akun twitter HallOfHoaks @HallOfHoaks. Akun ini diketahui cukup rutin mengklaraifikasi narasi-narasi negatif yang menyebar di media sosial.

"❗️HOAKS #20❗️ Pernyataan @Tita83079013 yang melampirkan foto cover majalah Al Islam dengan tajuk Wujudkan Jakarta Bersyariah adalah HOAKS❗️," tulis akun tersebut, sembari membagikan tangkapan layar tuduhan dan klarifikasi terkait perkara tersebut.

"Faktanya majalah Al Islam tidak pernah menerbitkan majalah berjudul 'Wujudkan Jakarta Bersyariah' dengan cover wajah Anies Baswedan," tambahnya.

"Foto cover majalah tersebut merupakan hoaks berulang sejak 2017 silam, saat kontestasi politik pemilihan gubernur di DKI Jakarta masih berlangsung dan telah dibahas oleh MAFINDO @turnbackhoax," tandasnya.

Sekadar informasi, HTI atau Hizbut Tahrir Indonesia merupakan ormas yang telah dilarang pemerintah. Ormas ini diketahui mengharamkan demokrasi alias anggotanya menganggap ikut pemilu sebagai perbuatan sesat.

Sementara, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah memfatwakan tentang kewajiban ikut demokrasi alias memilih pemimpin melalui Pemilu yang diperkuat dengan terbitnya fatwa haram Golput.

Kesimpulannya, adalah hal yang tidak masuk akal jika kelompok yang mengharamkan Pemilu mendukung capres tertentu. (bs-sam/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan