Degradasi Klub Spanyol di Liga Champions

  • Bagikan
Pemain Madrid merayakan gol Luka Modric / Real Madrid FC

FAJAR.CO.ID, MADRID—Liga Champions 2022/2023 sudah memasuki babak 16 besar dengan drawing digelar besok malam. Untuk pertama kalinya dalam setidaknya satu dekade terakhir, Spanyol hanya mengirimkan satu wakilnya ke fase knockout pertama ini.

Setelah melakoni enam pertandingan, hanya Real Madrid yang mampu bertahan di kompetisi antarklub elite Eropa ini. Sementara Barcelona, Sevilla, dan Atletico Madrid semuanya gagal finis di dua besar.

Barcelona dan Sevilla hanya mampu mengakhiri penyisihan grup di peringkat ketiga dan mendapat jatah playoff Liga Europa. Sedangkan Atletico, mereka menjadi juru kunci di grupnya.

Ini jelas degradasi atau penurunan bagi klub-klub La Liga. Pasalnya, selama bertahun-tahun tim-tim Spanyol adalah langganan babak sistem gugur.

Setiap musim, Spanyol minimal diwakili tiga klub di babak sistem gugur. Termasuk musim lalu ketika Madrid,  Atletico, dan Villareal mampu melenggang ke fase knockout. Bukan hanya melewati fase grup, mereka juga merajai perebutan trofi dengan enam gelar dalam 10 tahun terakhir.

Nasib La Liga musim ini sama seperti Ligue 1 Prancis. Liga Prancis juga hanya diwakili Paris saint Germain (PSG). Pencapaian mereka seperti torehan Liga Belgia yang secara mengejutkan menempatkan Club Brugge di fase knockout.

Tim Serie A sementara itu mulai mampu berbicara lebih banyak. Selain Napoli yang menjuarai Grup A, duo Milan juga berhasil melenggang ke babak 16 besar.

“Malam-malam seperti ini adalah yang kami inginkan. Kami ingin menunjukkan bahwa kami meningkat dibandingkan musim lalu di Liga Champions. Kami ambisius sekarang, jadi mari kita lihat apa yang terjadi selanjutnya,” kata Pelatih AC Milan, Stefano Pioli kepada Sky Sport.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan