Ahok Bilang Power-nya Terbatas untuk Menentukan Harga BBM, Said Didu: Jangan Bodohi Rakyat

  • Bagikan
Said Didu. Foto: Ricardo/dok.JPNN.com

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said melontarkan kritikan pedas kepada Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Dia meminta Ahok agar tak membodohi rakyat soal harga BBM.

“Bapak Komut @pertamina, jangan bodohi rakyat bahwa harga BBM bukan ditentukan oleh Pertamina,” ucapnya dalam unggahannya, Senin, (7/11/2022).

Pasalnya kata dia, harga BBM non-subsidi murni ditetapkan oleh Pertamina.

“Kedua harga BBM subsidi (pertalite dan solar) adalah harga pertamina yang diturunkan dengan memberikan subsidi - tergantung harga pertamina,” tandas pria kelahiran Pinrang Sulawesi Selatan ini.

Sebelumnya, Ahok mengaku hanya menjadi orang nomor lima dalam pusaran penentuan kebijakan termasuk harga BBM yang dijual Pertamina.

Ahok mengaku urutan pengambilan kebijakan pertama adalah Presiden, Kedua ada Menko Invest (Menkomarves), Ketiga Menteri BUMN, Keempat ada Dirut Utama dan Ahok ada di posisi kelima.

Ahok juga bergurau bahwa ia senang meski menjadi orang nomor lima di Pertamina. Ia mengaku dengan begitu tak perlu banyak kegiatan seremoni yang dilakukan dan bisa menyerahkan semua ke Direktur Utama Pertamina yang posisinya diisi oleh Nicke Widyawati. (selfi/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan