Golkar Target Tiga Kemenangan, Begini Instruksi DPP ke DPD Sulsel

  • Bagikan
Konsolidasi Pemenangan. Sekjen DPP Golkar, H Lodewijk F Paulus bersama Ketua DPD I Golkar Sulsel, Taufan Pawe (TP) saat Rapat Konsolidasi Pemenangan Pemilu 2024, di Hotel Pour Point by Sheraton, Minggu, 6 November. (muhlis majid/fajar)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR-DPP Golkar memaparkan target tri-kemenangannya dalam pertarungan politik. Kader pun diminta jaga militasin.

Sebelum menangkan Pemilihan Gubernur (Pilgub), kader Golkar lebih awal bekerja untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) dengan mendukung Airlangga Hartarto (AH) sebagai Presiden dan memenangi Pemilihan Legislatif (Pileg), kemudian mendukung Taufan Pawe untuk Pilkada.

“Termasuk para bupati dan wali kota, maupun wakil bupati dan wakil wali kota," pesan Sekjen DPP Golkar, H Lodewijk F Paulus di Rapat Konsolidasi Pemenangan Pemilu 2024, di Hotel Pour Point by Sheraton, Minggu, 6 November.

Lodewijk pun meminta seluruh kader Golkar untuk solid dan sama-sama berjuang mencapai target memenangkan Golkar. Mengingat perhelatan politik semakin dekat dan waktu semakin terbatas.

Target menang di Pilpres kata dia adalah suatu yang tidak bisa diubah karena itu amanah Musyawarah Nasional (Munas).
"Munas adalah sarana pengambilan keputusan tertinggi di Partai Golkar. Apalagi telah dikerucutkan dan diperkuat hasil Rapimnas (Rapat Pimpinan Nasional)," tegas Wakil Ketua DPR RI ini.

Sehingga ia meminta seluruh pengurus dan kader terus menyosialisasikan apa yang dilakukan sebagai Menteri Perekonomian itu. Terutama dalam penanganan Covid-19 dan meningkatkan, serta menjaga pertumbuhan ekonomi nasional.

Di Pileg, Golkar menargetkan 20 persen atau setara dengan 115 kursi. Target pusat ini kata dia juga harus di breakdown sampai tingkat provinsi dan kabupaten kota.

Kemudian di Pilkada, Golkar menargetkan 60 persen. Target ini dianggap hal yang mudah karena pada Pilkada terakhir 2020, Golkar telah mencapai target 61,11 persen. "Oleh karena itu, tri-kemenangan ini tentunya tidak hanya slogan, tetapi kerja politik yang nyata," katanya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan