Setelah Berbayar Pakai QRIS, Penumpang Teman Bus Anjlok

  • Bagikan
Teman Bus Makassar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Jumlah penumpang Teman Bus anjlok, setelahpenerapan tarif pada 31 Oktober lalu. Angka terakhir yang diperoleh FAJAR, terus turun.

Tercatat, selama 31 Oktober hingga 6 November totalnya hanya 39.934 penumpang dari semua koridor. Jumlah itu turun hampir 50 persen. Lantaran pada 24-30 Oktober masih di angka 62.274 orang per pekannya.

Kepala UPT Mamminasata Dinas Perhubungan (Dishub) Sulsel, Andi Nur Diyana tak menampik penurunan drastis itu. Ia akui, masih banyak kendala yang perlu diperbaiki agar Teman Bus tak kehilangan penumpangnya.

Diyana menjelaskan, permasalahan di lapangan dalam sepekan terakhir adalah persoalan efisiensi penggunaan barcode atau QRIS dalam pembayaran. Hal ini membenarkan pengamatan FAJAR, pada 31 Oktober, saat penetapan tarif pertama kali dilakukan.

Hambatan yang dialami penumpang adalah inefisiensi waktu. Lantaran pengguna harus men-scan terlebih dahulu, lalu membayar.

"Banyak waktu yang dihabiskan di situ. Bahkan lebih semenit karena ada yang harus membayarkan temannya yang tak punya aplikasi. Sementara nominalnya itu pun tak sekaligus," terang Diyana, Minggu, 6 November.

Seperti di Koridor Galesong, beberapa penumpang tak punya ponsel sehingga mereka menitip dengan melakukan pembayaran tunai ke keluarga, teman, atau penumpang lainnya.

Selain itu, belum ada alat pendeteksi apakah user sudah melakukan pembayaran atau tidak. Diyana berharap Kementerian Perhubungan memfasilitasi untuk mengadakan alat serupa pemberitahuan itu.

Termasuk keluhan penumpang untuk menambah titik pemberhentian yang lebih banyak dari sebelumnya. Sedangkan untuk sosialisasi ke sekolah-sekolah, pihaknya sudah melakukannya di enam sekolah dalam sepekan terakhir. Upaya itu sebagai tanda bahwa pelajar, lansia (60 tahun), dan kaum disabilitas masih digratiskan.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan