Keluh Kesah Pengendara Terjebak Macet Berjam-jam di Jalan Antang

  • Bagikan
Kondisi kemacetan di Jalan Antang, Kota Makassar (foto: MUIZZU KHAIDIR/FAJAR)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR --- Kemacetan di Jalan Antang tak terhindarkan. Dengan kondisi perbaikan 500-an meter jalan ini menyebabkan arus lalu lintas padat merayap.

Pengendara harus menghabiskan waktu hingga satu jam lebih untuk ikut mengular dalam kemacetan hingga sampai di tujuan.

Salah satu pengendara asal Antang Adi mengatakan dirinya menghabiskan waktu satu jam 30 menit bahkan lebih untuk sampai ke kantornya di Jl AP Pettarani.

Akhirnya, dia lebih memilih ikut jalan alternatif melalui jalan samping Waduk Tunggu Pampang atau Waduk Bitoa. Meski harus menghabiskan hingga 45 menit.

"Daripada harus antri sampai satu jam lebih makanya saya lewat jalan alternatif itu nanti dia tembus Hertasning Baru," keluh pemuda 27 tahun ini.

Selain kemacetan, ketika musim hujan beberapa titik jalan juga tergenang banjir sehingga biasa dirinya keciprat air. Sebalikya saat tak ada hujan debu bertebrangan. Kerikil-kerikil kecil pun terpantul kala dilalui pengendara.

"Setiap hari seperti itu mi, sejak ditutup dua hari itu sampai sekarang kondisinya tidak berubah," sambungnya.

Dia berharap pengerjaan dilakukan lebih cepat, jangan sampai masuk musim hujan baru dikerjakan.

Warga Antang lainnya, Rezky Amalia mengatakan pengerjaan jalan ini sudah lama dilakukan tetapi sampai saat ini belum selesai. Ia katakan, beberapa waktu belakangan Jalan Antang itu sudah dibuka tetapi ditutup kembali.

Pemilik Counter di samping Pasar Antang ini tidak tahu pasti alasan mengapa ditutup kembali.

Perempuan berjilbab ini mengaku masalah yang paling sering dihadapi masyarakat setempat ialah kemacetan pada jam-jam tertentu. Macet terjadi tepat di depan lapak jualannya itu.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan