Ormas GP Ansor Larang Aktivis Greenpeace Masuk Bali, Dandhy Laksono: Seolah G20 adalah Virus Pandemi

  • Bagikan
Dandhy Laksono / Instagram

FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Jurnalis investigasi Dandhy Laksono angkat suara soal pelarangan aktivis lingkungan Greenpeace masuk wilayah Bali.

“Aktivis dan relawan @GreenpeaceID yang bersepeda Jakarta-Bali kampanye iklim dan bencana, dihadang ormas di Probolinggo,” ungkap Dandhy Laksono melalui akun Twitternya, Selasa (8/11/2022).

Dari kabar yang terembus, pelarangan dilakukan dengan dalih adanya pembatasan kegiatan warga. Hal ini tidak terlepas mengingat Bali, Indonesia menjadi tempat berlangsungnya agenda internasional KTT G20.

“Mereka dipaksa tak melanjutkan perjalanan ke Bali dengan dalih ada KTT G20,” sambung sutradara film dokumenter sexy killer ini.

Melihat hal itu, Dandhy mengungkapkan pembatasan yang dilakukan, seolah menampakkan pertemuan antar beberapa negara yang digelar di Bali itu sebagai virus pandemi.

“Di Bali juga berlaku pembatasan kegiatan warga seolah G20 adalah virus pandemi,” ujarnya.

Diketahui, ormas yang mengadang Greenpeace memasuki wilayah bali adalah Pemua Ansor.

Ketua PAC GP Ansor Kebomas Gresik, Lora Hilal Fikri menyebutkan, pihaknya menekankan melarang LSM Greenpeace untuk masuk ke wilayah Bali karena dianggap akan mengganggu KTT G20.(Arya/Fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan