2024 Waktunya Appi Jadi Wali Kota Makassar? Golkar Siap Seribu Persen

  • Bagikan
Munafri Arifuddin, Ketua Partai Golkar Kota Makassar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Munafri Arifuddin, Ketua Partai Golkar Kota Makassar merupakan pemain lama dalam perpolitikan di Makassar. Wajahnya telah menghiasi surat suara lebih dari satu kali dalam pemilihan Wali Kota Makassar.

Pilwalkot Makassar 2018 menjadi kontestasi perdana pria yang karib disapa Appi itu. Pilkada serentak untuk menentukan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar periode 2018–2023 tersebut, Appi berpasangan dengan Andi Rahmatika Dewi (Cicu).

Mereka dapat dukungan dari Partai NasDem, Partai Golkar, PDI-P, Partai Gerindra, Partai Hanura, PKB, PPP, PBB, PKS, dan PKPI.

Sementara rivalnya Mohammad Ramdhan Pomanto berpasangan dengan Indira Mulyasari mendaftar ke KPU sebagai calon independen.

Partai Demokrat adalah satu-satunya partai di DPRD yang mendukungnya. Partai-partai lain sempat mendukung, tetapi membatalkannya kemudian.

Hingga akhirnya, Pilwalkot Makassar 2018 hanya diikuti oleh satu pasangan calon tunggal, setelah pasangan calon petahana Mohammad Ramdhan Pomanto dan Indira Mulyasari didiskualifikasi oleh Mahkamah Agung.

Jadilah Appi-Cicu melawan kolom kosong. Keberuntungan nyatanya belum berpihak, sang calon tunggal kalah suara dari kolom kosong dengan presentase dukungan 46,77% dan kolom kosong 53,23%.

Selanjutnya di Pilkada Makassar 2020, dengan daya tawar yang lebih besar, Appi coba mewujudkan keinginannya mencalonkan sebagai Wali Kota Makassar.

Appi menggandeng Abdul Rahman Bando yang berlatarbelakang birokrat.

Mengusung tagline Makassar Bangkit dengan modal koalisi Demokrat, PPP, Perindo, keduanya melenggang ke gelanggang Pilkada Makassar meskipun kembali kandas.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan