Buron 12 Tahun, DPO PNPM Barru Ditangkap di Papua

  • Bagikan
DPO Kasus program nasional pemberdayaan masyarakat (PNPM) mandiri Barru Tahun Anggaran 2008, Arjuni bin Canggolong

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Pelarian DPO Kasus program nasional pemberdayaan masyarakat (PNPM) mandiri Barru Tahun Anggaran 2008, Arjuni bin Canggolong berakhir. Dia ditangkap di Kecamatan Abepura, Papua.

Kasipenkum Kejati Sulsel, Soetarmi mengatakan terpidana Arjuni bin terdiputus atas dugaan korupsi bantuan dana program nasional pemberdayaan masyarakat (PNPM) mandiri pedesaaan yg diselenggarakan oleh dirjen PMD TA.2008 dengan kerugian negara Rp194 juta.

Penetapan DPO berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor :2403 K/Pid.Sus/2011 tanggal 29 Desember Tahun 2011. Dimana sidang yang dipimpin Joko Sarwoko sebagai hakim ketua menolak kasasi Anjuni Canggolong.

"Arjuni divonis pidana penjara selama dua tahun enam bulan dan denda Rp50 juta subsider empat bulan kurungan. Selain itu dia juga dijatuhi pidana tambahan berupa uang pengganti Rp138 juta subsider lima bulan kurungan," kata Soetarmi, Kamis, 10 November.

Lebih lanjut Soetarmi menuturkan DPO juga sempat mengajukan banding ke pengadilan tinggi Makassar. Dimana dalam amar putusan menguatkan putusan pengadilan Barru tertanggal 2 Agustus 2011. Hal serupa juga terjadi saat Arjuni mengajukan Kasasi.

"Kasasi Arjuni juga ditolak oleh MA. Sehingga putusan PN Barru 2 Agustus 2011 telah berkekuatan hukum tetap," ucapnya.

Kasi Intel Kejari Barru, Ahmad Syauki menjelaskan terpidana Arjuni Bin Canggolong telah masuk dalam daftar buron selama 12 tahun. Penangkapan dilakukan setelah dilakukan pengamatan selama 2 bulan

"Terpidana DPO tersebut diputus atas dugaan korupsi bantuan dana program nasional pemberdayaan masyarakat (PNPM) mandiri pedesaaan. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh dirjen PMD TA.2008 dengan kerugian negara Rp194 juta," bebernya. (edo)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan