Meta Pecat 11 Ribu Karyawan, Mark Zuckerberg: Saya Tahu Ini Sulit bagi Semua Orang

  • Bagikan
Pendiri Meta Mark Zuckerberg minta maaf setelah pecat 11 ribu karyawan (The Street)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Pemecatan karyawan Meta, induk perusahaan Facebook, bukan kabar burung. Rabu (9/11) pendiri Meta Mark Zuckerberg mengonfirmasi hal itu.

Pebisnis 38 tahun tersebut meminta maaf karena harus melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada lebih dari 11 ribu karyawan. Menurut dia, itu adalah perubahan tersulit dalam sejarah perusahaannya.

”Saya ingin bertanggung jawab atas keputusan ini dan bagaimana kami sampai di sini. Saya tahu ini sulit bagi semua orang dan saya meminta maaf, terutama kepada mereka yang terdampak,” ujar Zuckerberg, seperti dikutip Agence France-Presse.

Jumlah karyawan yang di-PHK setara dengan 13 persen dari perusahaan raksasa media sosial tersebut. Kebijakan itu bakal berdampak pada lab penelitian Meta yang berfokus pada metaverse serta aplikasinya yang meliputi Facebook, Instagram, dan WhatsApp.

Tahun ini, Zuckerberg beberapa kali mengisyaratkan bahwa momen ”pengetatan ikat pinggang” sudah dekat. Dalam suratnya kemarin untuk para karyawan, dia menegaskan bahwa PHK adalah jalan terakhir. Meta juga tetap memberlakukan pembekuan perekrutan pegawai hingga tahun depan.

”Pada dasarnya, kami membuat semua perubahan ini karena dua alasan. Yakni, prospek pendapatan lebih rendah dari yang kami perkirakan awal tahun ini dan ingin memastikan kami beroperasi secara efisien,” bunyi surat Zuckerberg.

Bulan lalu, Meta mengumumkan keuntungan USD 4,4 miliar (Rp 68,9 triliun) pada kuartal ketiga. Itu turun 52 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya. Hal tersebut membuat harga sahamnya turun 25 persen.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan