Jokowi Sibuk Beri Sinyal Dukungan di Pilpres, Pengamat Beri Kritikan Menohok

  • Bagikan
Jokowi dan Prabowo

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu terakhir yang sibuk mengirim sinyal dukungan Pilpres disorot masyarakat.

Mengenai hal ini, Pendiri Lembaga Survei KedaiKOPI Hendri Satrio menilai pernyataan Jokowi soal jatah Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto tidak lebih penting.

Seperti diketahui, Jokowi sebelumnya mengatakan Pilpres 2024 kemungkinan menjadi jatah kemenangan Prabowo Subianto.

Dirinya lantas mengaku bingung lantaran Jokowi masuk ke ranah yang tidak seharusnya dilakukan seorang petahana dan kepala negara.

“Seharusnya dia tidak memberikan dukungan kepada siapa siapa,” ujar Hendri dilansir dari GenPI.co, Kamis (10/11).

Hendri juga berpendapat bahwa seorang kepala negara seharusnya mendorong semua anak bangsa untuk menjadi yang terbaik untuk memimpin negeri.

“Harusnya di mempersilahkan putra terbaik Indonesia maju ke ajang pilpres sebagai sebuah ritual 5 tahunan politik biasa,” kata dia.

Menurut Hendiri, ada hal yang lebih penting untuk diucapkan presiden dalam berbagai kesempatan. Salah satunya, isu resesi.

“Soal resesi ekonomi yang pernah beliau sampaikan berkali kali. Apa langkah untuk mengantisipasi itu?,” ucapnya.

Sebelumnya, Jokowi membeberkan bebrapa kemenangannya dalam konststasi politik. Mulai dari Pilkada Solo, Pilgub DKI, dan Pilpres.

Selain itu, dia juga mengatakan dua kali mengalahkan Prabwowo dan menduga Pilpres 2024 akan dimenangkan oleh menterinya tersebut.

“Kelihatannya setelah ini jatahnya Pak Prabowo,” ujar Jokowi.(wartaekonomi/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan