Usai Digeruduk Kader PDIP Karena Dianggap Mengina Soekarno, Desmon Mahesa Minta Maaf

  • Bagikan
Desmond J Mahesa

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Wakil Ketua Komisi III DPR RI Desmon J Mahesa digeruduk massa kader PDI Perjuangan di Purworejo, Jawa Tengah. Hal ini setelah Desmond dianggap menghina Sukarno dan keluarga besar PDI Perjuangan.

Desmond lantas menyampaikan permintaan maaf dihadapan kader partai berlambang kepala banteng moncong putih itu.

Desmond mengungkapkan, dirinya dikejar oleh awak media saat hendak rapat dengar pendapat (RDP) dengan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) di DPR RI, pada Rabu (9/11).

“Saya harus menjelaskan pada peristiwa apa saya ngomong itu. Saya mau rapat dengan Kemenkumham, saya dipepet, ditanyakan. Nah, saya jawab yang ada di kepala saya. Saat wawancara pada waktu itu saya dikeroyok pertanyaan,” kata Desmond dalam rekaman video, Jumat (11/11).

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini lantas menyampaikan permintaan maaf di hadapan kader PDIP saat berada di Purworejo.

“Saya meminta maaf atas tidak berkenannya atas statement saya, yang sepenuhnya bukan statement saya. Karena itu sepenuhnya output dari tulisan wartawan yang membuat keluarga besar PDIP kecewa, saya memohon maaf,” ucap Desmond.

Sementara itu, dalam video yang beredar dikalangan awak media, terlihat jiga simpatisan PDIP menggeruduk salah satu rumah makan, saat Desmond bersama Komisi III DPR RI sedang makan siang di sela-sela kunjungan kerja.

“Kamu tidak bisa menjadi anggota dewan, jadi gubernur, jadi bupati, harus lewat partai politik,” ucap salah seorang simpatisan PDIP berbicara kepada Desmond.

“Anda harus belajar lagi, anda harus belajar minum obat lagi. Saudara harus bertanggung jawab di forum ini,” teriak simpatisan partai kepala banteng itu.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan