Viral Kader PDIP Geruduk Desmond Mahesa, Politisi Demokrat: Kalau yang Lain Mempersekusi Sudah Dicap Khilafah Radikal

  • Bagikan
Taufik H Rendusara

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Kader Partai Demokrat Taufik Rendusara, mendadak menyinggung kader PDIP soal penggerudukan yang dilakukan kader PDIP Purworejo terhadap Desmond J Mahesa.

Menurut Taufik, persekusi hanya boleh dilakukan oleh kader partai yang mulutnya berwarna putih dan ormas yang bajunya berwarna hijau.

"Kalau yang lainnya mempersekusi, sama dengan anti Pancasila plus anti NKRI. Khilafah Radikal," ujar Taufiq dikutip dari unggahan twitternya, @TRendusara (11/11/2022).

Sebelumnya, viral video Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Desmond J Mahesa digeruduk puluhan kader PDIP saat berkunjung ke Kabupaten Purworejo.

Saat digeruduk, Desmond dan sejumlah anggota Komisi III DPR RI lainnya sedang makan siang di salah satu rumah makan yang ada di Kabupaten Purworejo.

Aksi puluhan kader Banteng itu, dipimpin oleh Ketua DPC PDIP Purworejo, Dion Agasi Setiabudi. Pada aksi tersebut, terlihat satgas PDIP, jajaran anggota DPRD Purworejo, dan DPRD Jawa Tengah dari fraksi PDIP.

Terdengar salah satu kader PDIP di barisan massa, mengungkapkan tujuan mereka menghampiri Desmond. Diketahui, protes ini mereka fokuskan kepada Desmond.

“Kamu tidak bisa jadi anggota dewan, jadi Gubernur, jadi Bupati, jadi Presiden, lewat Partai Politik,” ucap salah satu kader PDIP itu lewat pengeras suara.

Hal tersebut diketahui sebagai imbas pernyataan Desmond yang mengatakan, pemintaan PDIP untuk negara meminta maaf kepada mantan Presiden Sukarno buntut pencabutan TAP MPRS No. 33 Tahun 1967 mengada-ada.

Desmond juga menyebut desakan tersebut muncul atas kemauan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.(Muhsin/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan