Diisukan Hubungannya dan Jokowi Retak Usai Deklarasikan Anies, Surya Paloh: Sengaja Menggiring Isu untuk Memecah Belah

  • Bagikan
Presiden Joko Widodo (kedua kiri) berfoto bersama Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh (kiri) saat hadir dalam peringatan HUT ke-10 Partai NasDem di Gedung Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem, Jakarta, Kamis (11/11/2021). Acara tersebut mengusung tema Satu Dekade di Jalan Restorasi. (MIFTAHULHAYAT/JAWA POS)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR - Mantan kader Partai Golkar Andi Sinulingga, angkat suara soal Presiden Jokowi yang diisukan memutus hubungannya dengan Surya Paloh karena mendeklarasikan Anies Baswedan bebagai bakal Capres.

Isu retaknya hubungan jokowi dengan Paloh tersebut semakin berkembang lantaran mendeklarasikan Anies Rasyid Baswedan sebagai bakal Capres.

"Apakah benar opini yang beredar bahwa sakin bencinya pak Jokowi sama Anies, hubungannya dengan bang Surya Paloh pun rela dia putuskan?," ujar Andi Sinulingga dikutip dari unggahan twitternya, @AndiSinulingga (12/11/2022).

Sinulingga mengaku tidak percaya atas isu tersebut. Menurutnya, jiwa Presiden Jokowi tidak sekerdil yang dipikirkan publik.

"Saya gak yakin pak Jokowi sekerdil itu jiwanya. Masak Presiden negara besar, mimpin 270 juta rakyat Indonesia sepicik itu, sangat tidak mungkin," tandasnya.

Adapun, Surya Paloh sendiri pada saat memperingati HUT Partai NasDem beberapa waktu lalu, menepis isu Jokowi tidak menghadiri acara itu dikarenakan memutus hubungan.

Menurut Paloh, apa gang digiring publik hanya suatu kesengajaan untuk memecah belah hubungan antara Partai NasDem dan Presiden Jokowi.

"Mereka sengaja menggiring isu untuk memecah belah. Hubungan NasDem dan Presiden Jokowi tetap adem dan tidak seperti yang dipikirkan oleh publik," tegas Paloh pada saat memberi sambutan pada HUT Partai NasDem, di JCC Senayan, Jakarta, Jumat (11/11/2022).

(Muhsin/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan