Lewat Food Estate, Pakar Apresiasi Upaya Presiden Jokowi Wujudkan Kedaulatan Pangan Hadapi Krisis

  • Bagikan
Jokowi

JAKARTA - Presiden Joko Widodo alias Jokowi telah meneken Peraturan Presiden Republik Indonesia (Perpres) Nomor 125 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP).

Perpres 125 berisikan upaya penguasaan dan pengelolaan CPP. Adapun pangan pokok yang ditetapkan pemerintah sebagai CPP adalah beras, jagung, kedelai, bawang, cabai, daging unggas, telur unggas, daging ruminansia, gula konsumsi, minyak goreng, dan ikan.

Penerbitan Perpres Nomor 125 menegaskan bahwa pemerintah meyakini hakikat kekuatan suatu negara ditentukan oleh keamanan cadangan pangan serta produksi pangannya. Dengan terjaminnya produksi dan cadangan pangan suatu negara maka keutuhan negara akan terjamin pula.

“Presiden Jokowi tidak pernah absen memberikan perhatian pada upaya mewujudkan swasembada pangan,” kata Pakar pangan dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Prima Gandhi lewat pesan tertulis, Minggu (13/11).

Keseriusan Presiden Jokowi atas ketahanan pangan juga terlihat pada himbauan Presiden kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto dan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo untuk meningkatkan produktivitas hasil tani lumbung pangan atau food estate di sejumlah wilayah.

“Peningkatan produktivitas hasil tani dibutuhkan untuk mempertahankan swasembada pangan pokok, termasuk beras. Ini penting mengingat pada Agustus 2022, Pemerintah Republik Indonesia menerima penghargaan dari Institut Penelitian Padi Internasional (IRRI) karena memiliki sistem ketahanan pangan yang baik dan berhasil berswasembada beras pada periode 2019-2021,” ucapnya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan