Cristiano Ronaldo Akui tidak Menghormati Pelatih MU Erik ten Hag: Saya Merasa Dikhianati

  • Bagikan
Cristiano Ronaldo berbicara tentang hubungannya dengan manajer Manchester United Erik ten Hag dalam sebuah wawancara baru-baru ini. (Foto: Stu Forster/Getty Images)

FAJAR.CO.ID, MANCHESTER—Cristiano Ronaldo mengatakan bahwa klub Manchester United telah mengkhianatinya dan dia dipaksa keluar. Ia juga menegaskan tidak menghormati manajer Erik ten Hag.

Ronaldo bergabung kembali dengan United dari Juventus untuk periode kedua di Old Trafford pada Agustus 2021 dengan kontrak dua tahun. Setelah menjadi top skor musim lalu, musim ini CR7 mengalami situasi yang buruk.

Dalam wawancara dengan jurnalis kontroversial Inggris Piers Morgan untuk TalkTV, Ronaldo pun blak-blakan. "Ya, bukan hanya pelatih (Ten Hag), tapi dua atau tiga orang lain di sekitar klub. Saya merasa dikhianati,” katanya dikutip dari Irish Times.

"Ya, saya merasa dikhianati, dan saya merasa beberapa orang tidak menginginkan saya di sini, tidak hanya tahun ini, tapi juga tahun lalu," lanjutnya.

Bulan lalu, Ten Hag mengatakan Ronaldo menolak masuk sebagai pemain pengganti saat melawan Tottenham Hotspur ketika penyerang itu berjalan menyusuri terowongan dengan beberapa menit pertandingan tersisa setelah ditinggalkan di bangku cadangan.

Dia kemudian dihukum dan dikeluarkan dari skuat yang menghadapi Chelsea pada hari Sabtu berikutnya.

"Saya tidak menghormati dia karena dia tidak menunjukkan rasa hormat kepada saya. Jika Anda tidak menghormati saya, saya tidak akan pernah menghormati Anda," tegas Ronaldo.

Ronaldo juga mengatakan Manchester United tidak mendukungnya ketika putrinya dibawa ke rumah sakit pada bulan Juli. Dia mengatakan klub meragukannya dan menunjukkan kurangnya empati ketika dia tidak datang tepat waktu untuk latihan pramusim.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan