Mayoritas Publik Minta Kepolisian Menetapkan Iwan Bule Menjadi Pihak yang Bertanggung Jawab pada Kejadian Kanjuruhan

  • Bagikan
Penembakan gas air mata mengiringi kericuhan yang terjadi setelah laga antara Arema FC melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang (1/10). Dari kejadian itu ratusan suporter tewas. (Twitter)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Tragedi Kanjuruhan yang membuat sebanyak 135 orang meninggal dunia hingga kini masih meninggalkan duka. Kepolisian masih terus berusaha menuntaskan pengusutan perkara.

Di sisi lain, belakangan muncul desakan yang meminta Kepolisian turut menempatkan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, atau bisa disapa Iwan Bule, sebagai pihak yang bertanggung jawab.

Ini semakin dikuatkan dengan temuan Indikator Politik Indonesia. Usai melakukan tanya jawab dengan 1.220 responden dalam rentang 30 Oktober – 5 November 2022, didapati jika mayoritas masyarakat ingin Kepolisian menetapkan Iwan Bule sebagai tersangka dalam kasus Kanjuruhan.

“Banyak yang berpendapat bahwa Kepolisian tak perlu ragu menetapkan Ketua Umum PSSI (Iwan Bule) sebagai tersangka terkait tragedi Kanjuruhan jika terdapat fakta dan cukup bukti,” kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, saat memaparkan hasil survei bertajuk Sikap Publik Terhadap Tragedi Kanjuruhan dan Reformasi PSSI secara virtual, Minggu (13/11).

Menurut Burhanuddin, sebanyak 55,5 persen mendukung gagasan tersebut, yakni menetapkan Iwan Bule sebagai tersangka ketika unsur pidanya telah terpenuhi. Sementara yang menyatakan sebaliknya hanya 19 persen.

“Dari yang tahu tragedi tersebut, mayoritas 55.5 persen setuju bahwa Kepolisian tidak perlu ragu menetapkan Iwan Bule sebagai tersangka terkait tragedi Kanjuruhan jika terdapat fakta dan cukup bukti,” ungkap Burhanuddin.

Pada temuan lain, mayoritas masyarakat juga mendukung rekomendasi Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) yang meminta Iwan Bule beserta seluruh jajarannya di PSSI mengundurkan diri. Ini sebagai bentuk tanggung jawab atas tragedi Kanjuruhan.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan