Legislator Muhammad Fauzi, Terbiasa Susah, Terbentuk Jadi Petarung

  • Bagikan
Anggota DPR RI, Muhammad Fauzi bersama keluarganya, beberapa waktu lalu.(Dok Pribadi)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Muhammad Fauzi terlahir dari keluarga bahagia dan berkecukupan. Ayahnya, Muhammad Daud Hasan seorang polisi yang cukup disegani. Pelbagai bintang jasa disematkan kepadanya.

Menjadi anak bungsu membuat Abang Fauzi -- sapaan akrabnya mendapatkan perhatian lebih. Ketujuh kakaknya sangat sayang kepada Abang Fauzi. Hari-harinya indah.

Sayangnya, saat berusia 10 tahun, semua kebahagiaan Abang Fauzi berubah. Ayahnya meninggalkan seluruh keluarga untuk selamanya. Hari-hari bahagia berubah jadi masa-masa sulit.

Sang ibu, Hasnah dengan jiwa besar melanjutkan kehidupan keluarga dengan mengandalkan gaji pensiun dari suaminya. Berat namun tetap bisa survive.

"Ibu saya itu luar biasa. Beliau paripurna," pujinya, Rabu (9/11/2022) lewat sambungan telepon dari Australia kepada fajar.co.id.

Sejak saat itu, semua kebutuhan dipenuhi dengan mengirit. Tidak jarang, seluruh keluarga makan sekadarnya.

"Kalau bukan tempe, kami makan dengan telur yang sebutir dibagi empat. Jadi memang berat ketika itu, tetapi tetap nikmat karena kebersamaan dalam keluarga," kisah Abang Fauzi.

Kondisi ini membuat Abang Fauzi terbiasa berusaha untuk memenuhi kebutuhan sendiri. Sejak SMA, ia mulai bisnis dengan berjualan celana panjang. Hasilnya bisa membantu untuk biaya sekolah.

Jelang tamat SMA, Abang Fauzi bersama dua temannya, memodali penjual mi istan. Usaha tersebut berlanjut hingga ke jelang kuliah. Biaya kuliah aman.

Ketika itu, teman-teman kuliahnya mencibir. Meski hanya sebagai pemodal, Abang Fauzi bersama teman-temannya sering disebut-sebut "penjual mi".

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan