Usai Digoyang Kasus Jual Barang Sitaan, Kepala Rupbasan Baru Makassar ‘Bersih-bersih’ Pulihkan Citra

  • Bagikan
Pejabat Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Klas 1 Makassar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Jabatan Kepala Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Klas 1 Makassar resmi berganti. Hal ini disinyalir kuat karena dugaan tindakan penyalahgunaan wewenang menjual barang bukti sitaan negara oleh pejabat lama, Arifuddin.

Sejak 21 Oktober 2022, jabatan Kepala Rupbasan resmi diduduki Muhammad Amir sebagai Pejabat Pelaksana Tugas (Plt).

Kabag Program dan Humas Kemenkumham Sulsel, John Batara mengatakan, Kakanwil Kemenkumham Sulsel, Liberti Sitinjak telah menarik Arifuddin ke Kanwil dan dibebas tugaskan dari jabatannya sesaat setelah diketahui diduga melakukan tindakan penyalahgunaan wewenang.

"Terkait tindakan yang bersangkutan yang diduga menjual barang bukti sitaan berupa motor secara illegal," ujar John Batara beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Muhammad Amir saat ditemui di kantornya berkomitmen melakukan 'bersih-bersih' secara menyeluruh di lingkungan Rupbasan Klas 1 Makassar. Mengembalikan citra dan kepercayaan masyarakat terhadap institusinya menjadi pekerjaan rumah utama yang sesegera mungkin akan dibereskan.

"Tidak ada ikan yang busuk dari ekornya," tutur Muhammad Amir kepada fajar.co.id, Selasa (15/11/2022).

Artinya, sebagai pimpinan baru di Rupbasan, Amir menyebut kepalanya harus profesional, akuntabel, sinergi, transparan, dan inovatif. Sehingga budaya tersebut akan tegak lurus hingga ke bawahan.

"Taat pada kewajiban dan menghindari larangan. Sebagai pegawai di lingkungan Kemenkumham, menerapkan tata nilai PASTI adalah kepatutan," tegas Muhammad Amir.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan