Jerman Kampanyekan ‘One Love’ lewat Gestur Tutup Mulut, Hilmi Firdausi: Gantian Sekarang Mereka Yang Dibungkam

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID,QATAR -- Timnas Jerman harus mengakui keunggulan Jepang di laga pembuka grup E, Piala Dunia 2022 di Qatar.

Jerman tumbang 1-2 dari Jepang pada laga lanjutan Grup E Piala Dunia 2022 di Khalifa International Stadium, Rabu 23 November 2022.

Kekalahan ini membuat Der Panzer harus bermain mati-matian untuk meraih kemenangan untuk menjaga peluangnya melaju ke babak selanjutnya.

Sebelum laga dimulai terdapat hal unik yang menjadi pusat perhatian para pecinta sepakbola. Der Panzer melakukan ekspresi tutup mulut dalam sesi foto tim.

Gestur itu disebut-sebut sebagai bentuk protes Jerman atas larangan FIFA soal penggunaan ban kapten lengan 'OneLove' dengan motif pelangi.

Pendakwah Hilmi Firdausi atau dikenal Ustaz Hilmi menyebut Jerman seperti merasa dibungkam akan tetapi hal tersebut merupakan hak dan kewenangan pihak penyelenggara.

“Mereka merasa dibungkam karena dilarang mengkampanyekan “one love”, padahal itu adalah hak penyelanggara sesuai dengan agama dan budayanya,” tulis Hilmi Firdausi di twitter pribadinya @Hilmi28, Kamis (24/11).

Berkat kekalahan Timnas Jerman atas Jepang, Hilmi menyebut sekarang keadaan berbalik dimana giliran mereka sekarang yang dibungkam.

“Gantian, sekarang mereka yang dibungkam oleh Jepang karena keangkuhannya,” ujarnya.

Dirinya juga mengucapkan selama kepada dua tim Asia yang telah memberikan permainan terbaiknya di ajang Piala Dunia 2022.

Karena baik Jepang maupun Arab Saudi sama-sama berhasil mengalahkan dua raksasa sepakbola dunia.

“Bravo Jepang, Saudi dan semua perwakilan Asia, saatnya Asia berjaya di Piala Dunia seperti 2002,”ungkapnya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan