UMP Sulsel Naik Rp219 Ribu, Jika Ikut Aturan Permenaker 18/2022

  • Bagikan
Grafis kenaikan UMP Sulsel tahun 2023

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR-- Gaji buruh akan naik Rp219 ribu. Rancangan nilai itu yang kemungkinan menjadi titik temu.

Tahun ini, Upah Minimum Provinsi (UMP) Sulsel tak naik. Sementara untuk tahun depan, ada usulan kenaikan 6,9 persen dari Rp3.165.876. Kenaikannya sekitar Rp219 ribu.

Dewan Pengupahan Sulsel telah menghitung formula UMP Sulsel 2023 dengan menggunakan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) No 18/2022 yang sebelumnya menggunakan Peraturan Pemerintah (PP) No 36/2021.

Memang sempat tarik ulur ihwal penggunaan kedua regulasi itu. Pengusaha menginginkan perhitungan mengacu PP 36/2021, sedangkan buruh Permenaker 18/2022. Akhirnya, Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) mengambil jalan tengah.

"Ini, kan, ada dua kepentingan. Dari pengusaha dan buruh," urai Ardiles Saggaf, Kepala Disnakertrans Sulsel usai rapat pleno perhitungan UMP 2023 di Kedai dan Cafe Ayah UQ, Rabu, 23 November.

Dalam Permenaker No 18/2022, terdapat tiga opsi untuk kenaikan UMP 2023. Nilai alfa sesuai dengan petunjuk dari pusat ada tiga: 0.10, 0.20, dan 0.30. Alfa adalah indeks yang menggambarkan kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi.

Hanya saja, Ardiles belum menyebut angka konversi tiap alfa. "Yang jelas dari tiga alfa itu, ada yang kenaikannya 6,9 persen (nilai alfa 0.10), ada yang 7,5 persen (nilai alfa 0.20), dan ada yang 8 persen (nilai alfa 0.30)," paparnya

Yang pasti, tahun depan akan ada kenaikan UMP. Pemprov sendiri belum mau membocorkan angkanya. "Ada, saya pastikan ada (kenaikan),"singkatnya

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan