Laksamana Yudo Margono Dipilih Jokowi Calon Panglima TNI, Prabowo Subianto Komentar Begini

  • Bagikan
Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono disinyalir bakal menjadi Panglima TNI pengganti Jenderal Andika Perkasa. (Istimewa)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pertahanan (Menhan), Prabowo Subianto turut buka suara terkait dengan isu pergantian panglima TNI yang dilakukan dalam waktu dekat.

Mantan panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) siapapun calon yang diusung Jokowi layak untuk memimpin tongkat komando Panglima TNI, termasuk Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono.

Prabowo menilai, Yudo mampu mengemban tugas untuk memimpin institusi militer tanah air. ”Saya kira jelas beliau (Yudo, Red) mampu, kalau dipilih (oleh presiden) ya saya kira mampu,” ungkap dia saat ditanyai oleh awak media di Jakarta pada Jumat (25/11).

Prabowo tidak menjawab secara terperinci ketika ditanya soal sosok panglima TNI yang dibutuhkan untuk menjawab tantangan ke depan. Yang jelas, dia yakin presiden akan memilih sosok terbaik.

Saat ini ada tiga calon panglima TNI yang berpeluang menggantikan Jenderal Andika. Selain Yudo, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo juga punya kesempatan yang sama.

Namun, nama Yudo dan Dudung yang paling sering disebut-sebut belakangan ini. ”Saya kira presiden pada saatnya dan DPR akan menentukan yang terbaik,” imbuh Prabowo.

Desember tahun ini, Jenderal Andika akan berusia 58 tahun. Praktis mulai Januari tahun depan, pejabat yang pernah bertugas sebagai komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) tersebut, akan memasuki masa pensiun dari penugasan di TNI.

Maka tidak heran bila Istana telah mengonfirmasi surat presiden (surpres) untuk pergantian panglima TNI sudah siap untuk dikirim kepada DPR. (jpg/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan