Jokowi Bilang Jangan Pilih Pemimpin yang Hanya Duduk Manis di Istana, JJ Rizal Singgung Aksi Kamisan yang Tidak Pernah Ditemui

  • Bagikan
ILUSTRASI. Aksi Kamisan

FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Presiden Jokowi menesgaskan agar 2024 kelak rakyat tidak memilih pemimpin (presiden) yang hanya akan duduk manis di istana negara.

Menurutnya, pemimpin yang layak adalah tokoh yang mengerti apa kemauan dan perasaan masyarakat.

Merespons hal itu, Sejarawan JJ Rizal ingatkan Jokowi soal aksi kamisan. Demonstrasi damai yang digelar setiap hari Kamis oleh korban, keluarga dan kerabat korban pelanggaran HAM di depan Istana Negara, Jakarta.

“Maaf bapak, tak usah jauh sampai pulau terpencil, setiap kamis sore depan istana bapak sejumlah rakyat korban pelanggaran ham berat bediri menanti janji yang pernah bapak ungkapkan,” sentil JJ Rizal, dikutip dari akun Twitternya, Minggu (27/11/2022).

Alumni Fakultas Sastra Universitas Indonesia ini mempertanyakan, soal betapa jauhnya Jokowi memahami perasaan mereka.

“Sebegitu dekat apa pernah bapak tergerak keluar istana menemui untuk mengerti perasaan mereka?” 

Diketahui sebelumnya, Jokowi melalui akun Twitter resminya mengunggah bideo pidatonya saat temu nasional relawan di Gelora Bung Karno, Jakarta.

Pada keterangan unggahan, ia menulis Indonesia terdiri penduduknya dari 270 juta jiwa dan ribuan pulau memerlukan pemimpin yang mengerti perasaan rakyat.

“Pemimpin yang dibutuhkan Indonesia adalah pemimpin yang bisa mengerti apa yang dirasakan oleh rakyat. Yang selalu datang ke rakyat, tidak sekadar duduk manis di dalam istana,” ungkapnya. (Arya/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan